• KaTeGorI

  • Blog Statistik

    • 1,080 hits
  • Best Rank Word

    • Tidak ada

Latar Belakang

Latar Belakang

            Pilar terpenting pembangunan Sumber daya manusia (SDM) adalah pendidikan. Semakin terdidik suatu masyarakat semakin tinggi potensi untuk memiliki SDM yang berkualitas. Selanjutnya, semakin tinggi kualitas SDM, semakin besar kesempatan untuk memperoleh kesejahteraan. Kuatnya kaitan antara pendidikan dengan SDM dalam mengukur keberhasilan pembangunan SDM suatu negara diperlihatkan oleh United Nation Development Program (UNDP). Badan dunia ini telah menetapkan pendidikan masyarakat di suatu negara sebagai salah satu indikator penting untuk menentukan peringkat SDM suatu negara di antara negara-negara di dunia.

            Menurut UNDP pada tahun 2001, dari 174 negara di dunia yang diurut dari peringkat 1 (satu) sebagai yang terbaik sampai peringkat 174 (seratus tujuh puluh empat) sebagai yang terburuk, Indonesia berada pada urutan ke-106. Peringkat Indonesia tersebut merupakan yang terendah di negara ASEAN. Padahal sumber daya alam negara kita jauh lebih kaya dari negara-negara ASEAN lainnya, tetapi karena tingkat pendidikan penduduk negara kita masih tertinggal, maka kualitas SDM-nya juga masih rendah. Inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa peningkatan kesejahteraan di negara kita masih sulit diwujudkan.  Oleh karena itu diperlukan komitmen yang kuat dalam mengembangkan SDM guna mendukung upaya pembangunan terutama pembangunan ekonomi dalam rangka menghadapi era globalisasi dan pasar bebas.

Sebagai wujud nyata partisipasi dan kepedulian Yayasan Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Pasuruan terhadap pengembangan SDM, maka sejak tahun 1989 mendirikan Madrasah Aliyah Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Pasuruan. MA darut Taqwa meriah status DISAMAKAN, berdasarkan SK Bimbaga Departemen Agama Nomor: E. IV/PP.03.2/Kep/36.A/99 Tanggal 29 maret 1999, diperbarui dengan ……………………………….(no. sk akreditasi). MA. Darut Taqwa saat ini memiliki jumlah peserta didik sebanyal 669 siswa. Adapun jurusan pendidikan yang dijalankan adalah program  jurusan Bahasa, IPA, IPS dan keagamaan (MAK).

Sejak tahun 2002 MA. Darut taqwa mengembangkan kurikulumnya dengan menyelenggarakan program pendidikan kecakapan hidup (life skill education). Program ini dilatarbelakangi oleh banyaknya lulusan MA. Darut Taqwa yang tidak melanjutkan sekolah ke jenjang Pendidikan Tinggi. Oleh karena itu siswa MA. Darut Taqwa perlu diberi bekal ketrampilan. Pelaksanaan program tersebut dilakukan secara ekstra kurikuler bekerjasama dengan SMKN I Purwosari. Pada permulaannya program pendidikan ditempatkan di SMKN I Purwosari, karena ketersediaan peralatan dan instruktur di SMKN I Purwosari yang memadai.

Hasil evaluasi pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Hidup MA. Darut Taqwa menunjukkan bahwa Jarak antara MA Darut Taqwa dan SMKN I Purwosari merupakan kendala utama, mengingat kegiatan siswa yang begitu padat khususnya siswa MA. Darut Taqwa yang merupakan santri Pondok Pesantren Ngalah. Oleh karena itu secara bertahap MA. Darut Taqwa berupaya mengembangkan sarana dan prasarana yang dimiliki agar program pendidikan kecakapan hidup dapat dilaksanakan di lingkungan MA. Darut Taqwa.

Untuk meningkatkan program pendidikan kecakapan hidup, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. MA Darut Taqwa secara kontinyu mengembangakan sarana dan prasarana pendidikan kecakapan hidupnya secara mandiri. Selain itu, untuk mempercepat pengadaan sarana tersebut, maka perlu disusun proposal pengadaan peralatan pendidikan kecakapan hidup (life skill education).

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.